Jaringan Emas Ilegal Bengkayang–Malaysia: Jalur Rahasia, Kerugian Triliunan Rupiah

Terkini 29 Sep 2026 08:09 • 2 min read • 10 views • By budigautama8

Share berita ini

Jaringan Emas Ilegal Bengkayang–Malaysia: Jalur Rahasia, Kerugian Triliunan Rupiah
Jaringan Emas Ilegal Bengkayang–Malaysia: Jalur Rahasia, Kerugian Triliunan Rupiah BENGKAYANG, Kalbar.- Di balik gemuruh aktivitas tambang rakyat, ter...

Jaringan Emas Ilegal Bengkayang–Malaysia: Jalur Rahasia, Kerugian Triliunan Rupiah

BENGKAYANG, Kalbar.-
Di balik gemuruh aktivitas tambang rakyat, tersembunyi jaringan penyelundupan emas skala internasional yang beroperasi masif dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, menuju Malaysia. Dikoordinasikan oleh jaringan pemodal besar atau dikenal sebagai "cukong", emas hasil Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dikumpulkan, dilebur, dan diselundupkan melintasi perbatasan tanpa menyisakan jejak pajak maupun royalti.
🗺️ Rute Gelap Menuju Kuching
Emas ilegal dikumpulkan dari berbagai titik di Bengkayang, lalu dikirim lewat jalur darat strategis: melintasi Entikong dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk di Kabupaten Sambas, dengan tujuan akhir Kuching, Malaysia. Pengiriman dilakukan secara tertutup, menyusup di antara arus perpindahan warga dan barang harian, jauh dari pengawasan ketat.
💰 Jaringan Pengendali: Dari "Raja PETI" Hingga Pengepul
- Penguasa Utama: Sosok berinisial AS disebut-sebut sebagai pengendali tertinggi — dijuluki "Raja PETI" — yang membawahi seluruh jaringan pengepul di tingkat lokal.
- Pemodal Besar: Menyediakan alat berat seperti ekskavator untuk mengeruk kawasan hutan lindung dan area pemukiman, menempatkan keuntungan di atas kelestarian alam.
- Jejak WNA: Terdapat indikasi kuat keterlibatan Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia memiliki istri di kabupaten Bengkayang ikut dalam struktur pengelolaan dan pendanaan tambang ilegal tersebut.
- Pintu Keluar Lokal: Di tingkat kabupaten, pasangan suami-istri berinisial M dan S diduga bertindak sebagai penampung utama — mengumpulkan hasil tambang rakyat, melebur, lalu menyalurkan ke jaringan penyelundup lintas negara.
⚙️ Modus: Tanpa Izin, Tanpa Pajak, Langsung ke Luar Negeri
Emas tidak melewati jalur resmi perdagangan maupun bea cukai. Hasil tambang dikumpulkan, dilebur agar sulit dilacak asalnya, lalu dikirim secara rahasia menuju pasar luar negeri — sehingga negara kehilangan hak penerimaan yang seharusnya masuk ke kas daerah maupun pusat.
⚠️ Kerugian Negara Triliunan, Lingkungan Hancur
- Kerugian Keuangan: Praktik ini diduga merugikan negara hingga triliunan rupiah setiap tahun — hilangnya potensi royalti, pajak, dan pendapatan negara yang seharusnya membiayai pembangunan.
- Kerusakan Nyata: Pencemaran air bersih warga, kerusakan ekosistem hutan, dan perubahan bentang alam terjadi di sejumlah titik tambang.
- Sulit Tersentuh Hukum: Meski TNI dan Polri rutin melakukan penertiban, jaringan pengepul besar dan pengendali utama kerap lolos dari jangkauan hukum.
- Sorotan DPR: Masalah ini kini menjadi perhatian serius Komisi XII DPR RI, tidak hanya dari sisi ekonomi, melainkan juga ancaman terhadap kesejahteraan warga dan kelestarian lingkungan Kalimantan Barat.
"Keuntungan dinikmati segelintir orang, kerugian ditanggung seluruh rakyat. Selama jaringan puncak belum tersentuh, kerusakan akan terus berulang."

Komentar (0)

Belum ada komentar.

IKSPER'S NEWS

Recent Articles

Popular Articles